Home Persib Inilah 3 Alasan Artur Gevorkyan Layak Jadi Panutan Pemain Asing di Indonesia

Inilah 3 Alasan Artur Gevorkyan Layak Jadi Panutan Pemain Asing di Indonesia

by nulisbal

PERSIBNUAING.COM Nama Artur Gevorkyan kini tengah menjadi buah bibir dikalangan para Bobotoh. Dua golnya ke gawang Persipura Jayapura, Sabtu malam (18/5) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, berhasil mematahkan mitos Maung Bandung yang tak pernah menang di laga perdana dalam tiga musim terakhir.

Didatangkan untuk menggantikan posisi Jonathan Baumann yang memilih hengkang, Artur Gevorkyan berhasil menjalani debutnya dengan manis. Pemain asal Turkmenistan itu tak perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan skema permainan Persib Bandung. Selama laga berjalan, ia tak segan untuk melepaskan umpan dan bekerjasama dengan pemain lainnya.

Meski usianya sudah menginjak 34 tahun, Artur Gevorkyan masih menunjukkan kondisi fisik yang prima. Sebelum digantikan Kim Jeffrey Kurniawan, ia tak kenal lelah terus bergerak dan berduel dengan pemain lawan. Selain itu, kemampuannya menyesuaikan diri dengan tempo cepat yang diperagakan Persib Bandung telah berhasil dibuktikan mantan punggawa Qizilqum Zarafshon itu.

www.kompas.com

Sebagai seorang pemain asing yang pertama kali bermain di Indonesia, Artur Gevorkyan layak menjadi panutan. Memiliki rekam jejak yang mentereng, ia tetap memilih mengedepankan kolektifitas timnya. Berikut merupakan 3 hal yang membuat idola baru Bobotoh itu pantas menjadi contoh bagi legiun impor.

1. Loyal pada Klub

Dilansir laman Indosport.com, Artur Gevorkyan yang baru saja menjalani debut manisnya bersama Persib Bandung, dikabarkan mendapat panggilan dari Federasi Sepakbola Turkmenistan (TFF) untuk mengikuti pemusatan latihan pada 28 Mei hingga 12 Juni. Namun sebagai bentuk sikap loyalnya terhadap klub, iw memilih menunda keberangkatan agar ia bisa terlebih dahulu memperkuat Maung Bandung di laga ketiga melawan Semen Padang (29/5).

2. Mengedepankan Kolektifitas

Sebagai seorang pemain asing, Artur Gevorkyan memiliki sikap yang baik. Meskipun kemampuannya diatas rata-rata punggawa lokal, ia memilih untuk tidak one man show dan mengedepankan kolektifitas tim.

3. Tidak Arogan

Adanya sikap arogansi yang ditunjukkan para pemain asing yang beredar di Indonesia, tidak dapat dipungkiri lagi. Namun sayangnya hal itu tak tampak dari seorang Artur Gevorkyan. Sepanjang diturunkan di laga melawan Persipura Jayapura, suksesor Jonathan Baumann itu mampu menjaga emosinya dengan baik meski beberapa kali mendapat gangguan lawan.

You may also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More